news
Penerimaan sakramen Krisma siswa SMP Tarakanita Gading Serpong
Ada dua tantangan beriman kristiani yaitu pemikiran tentang Allah dan tidak perduli satu dengan yang lain, demikian romo Vikjend KAJ RD Samuel Pangestu Pr, mengawali kotbah dalam perayaan eksristi penerimaan sakramen Krisma, termasuk 119 siswa SMP Tarakanita Gading Serpong, di Gereja santa Laurensius, Alam Sutera Rabu, 14 Oktober 2015.
Tim jurnalistik SMP Tarakanita Gading Serpong, tahun ini hanya beranggotakan 3 siswa yang memiliki tujuan masing-masing. Seperti Ricky (7B) yang ingin melatih kemampuan menulis agar dapat menyampaikan pemikirannya pada masyarakat saat dewasa nanti. Senada dengan Ricky, Sarata (9F) juga ingin mengembangkan kemampuan menulisnya agar dapat menyampaikan pendapatnya pada masyarakat serta untuk mendukung profesinya nanti. Berbeda dengan Angel (7C) yang ingin mengembangkan talentanya dalam menulis cerpen agar dapat bermanfaat bagi banyak orang.
Pertemuan orang tua dengan pihak sekolah sudah menjadi budaya yang selalu diadakan tiap awal tahun pembelajaran khususnya orang tua peserta didik kelas 7. Hari Jumat (21/8) diadakan pertemuan orang tua kelas 7 SMP Tarakanita Gading Serpong dengan agenda Perkenalan guru-guru, pemaparan kurikulum dan kegiatan siswa, serta pemaparan dengan mitra sekolah yaitu dengan Bravo learning Center Indonesia-penyedia guru Native dan KONSELOR-Psikological Services- pelaksanan tes Psikologi peserta didik kelas 7 .
Mengawali acara siang tersebut pembawa acara, Pak Budi Wibowo, menampilkan hasil jajak pendapat di 21 kota di Indonesia yang diadakan harian KOMPAS 23-24 April 2015 . Hal ini sebagai gambaran bagaimana komunikasi orang tua dengan pihak sekolah. Dua pertanyaan yang diajukan dalam jajak pendapat tersebut, pertama, Seberapa sering orang tua / wali aktif berkomunikasi atau menghubungi pidak sekolah untuk mengetahui perkembangan anak disekolah? dan kedua Di rumah siapakan yang sering mendampingi anak/adik/anda belajar atau mengerjakan tugas sekolah? .
Pembelajaran bahasa Inggris native speaker di SMP Tarakanita Gading Serpong
“ Saya merasa semakin percaya diri dan berani berbicara dalam bahasa Inggris” demikian pendapat Gabriela T, peserta didik kelas 8D saat ditanya pendapatnya tentang guru native speaker , pertengahan Agustus 2015 lalu. Selama kurang lebih 2 bulan ini SMP Tarakanita Gading Serpong telah menghadirkan guru native speaker guna menunjang penguasaan bahasa Inggris bagi peserta didik.
Dalam peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya bahasa Inggris, Yayasan Tarakanita bekerja sama dengan pihak ketiga mengadakan program belajar bersama native speaker. Untuk SMP Tarakanita Gadingserpong bekerja sama dengan lembaga Bravo Learning Center Indonesia dalam pengadaan guru Native speaker . “ Saya senang, anak-anak kreatif dan tidak malu-malu belajar bahasa Inggris “ kata Mr Brodie Kinster, kelahiran AS, ketika ditanya bagaimana pembelajaran bersama native.
Buku kenangan lulusan angkatan XV SMP tarakanita Gading Serpong
Buku kenangan angkatan XV Jumat (28/8) dibagikan kepada peserta didik lulusan 2014 - 2015 . Kegiatan ini bersamaan dengan kegiatan cap tiga jari ijasah diadakan di hall SMP Tarakanita Gading Serpong. Buku kenangan ini mengambil tema Melesatlah Bagai Anak Panah, sesuai tema rangkaian kegitan pelepasan peserta didik lulusan 2015 ini.
Dalam sambutannya di buku kenangan Ibu C. Lestariningsih, Kepala sekolah SMP Tarakanita Gading Serpong, berpesan , “Kebersamaan kalian dengan bapak /ibu guru, karyawan dan teman-teman selama di SMP Tarakanita Gading Serpong ini sungguh menjadi pengalaman, bekal, dan juga kenangan yang indah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.”